5 June 2008 03:21:14

BEEP CODE

Hari ini aku sebuah komputer masuk ke bengkelku. Sebuah bengkel yang sebenernya merangkap kamar tidur-ya memang aku anak kos-dan juga ruang belajar. CPU dengan spec yang lumayan gedhe:
Lihat aja nieh spec-nya di bawah ini,

——————————xxx
Processors Information
————————————————————————————

Processor 1 (ID = 0)
Number of cores 1 (max 1)
Number of threads 2 (max 2)
Name Intel Pentium 4 524
Codename Prescott
Specification Intel(R) Pentium(R) 4 CPU 3.06GHz
Package Socket 775 LGA (platform ID = 4h)
CPUID F.4.9
Extended CPUID F.4
Core Stepping G1
Technology 90 nm
Core Speed 3058.9 MHz (23.0 x 133.0 MHz)
Rated Bus speed 532.0 MHz
Stock frequency 3066 MHz
Instructions sets MMX, SSE, SSE2, SSE3, EM64T
L1 Data cache 16 KBytes, 8-way set associative, 64-byte line size
Trace cache 12 Kuops, 8-way set associative
L2 cache 1024 KBytes, 8-way set associative, 64-byte line size
FID/VID Control no
Features 😄

——xxxend…

Aku aja belum pernah punya kompi dengan prosesor segedhe itu.

Sang empunya bilang kalau komputernya nggak bisa nyala. Memang ketika tekan tombol power, lampu indikator menyala merah, tapi alih-alih bisa dipakai, dia malah mengeluarkan suara bib sekali yang panjangnya kira-kira 4 detik gitu lah.

Jadilah aku sepulang kerja dari Al-Manar bawa pulang sebuah CPU yang menurut analisa sementaraku sepertinya memorinya yang bermasalah. Entah ada cipsetnya yang mati atau memang perlu diganti….hehehe sama ya.

Kubawa pulang so do’i dengan vespaku (oya…vespa kesayangan gue, baru beli dua bulan lalu tepatnya 29 Maret). Awalnya grogi juga karena sebelumnya belum pernah boncengin do’i. Aku takut kalau dia jatuh, makanya kuiket dengan tali “rafia” kuat-kuat, tapi tetep saja aku khawatir kalau jatuh, biasanya aku lumayan ngebut, kali ini aku santai aja bro….:)

setelah sampai di markaz, kompi langsung aku coba hidupin. Ternyata memang keluar suara bib panjang. Jadi ya kubongkar bodi nya. Kubersihin aja memorinya. Dan ….jreng….si do’i…hehehe masih aja tetep merengek…masih tetep nge-beep panjang.

Awalnya kukira memori udah usang or dead-biasanya sich gitu-, tapi ada ide untuk mindah memori ke slot yang lain (asal tahu aja…slot memorinya ada empat euy). Saat mindah tu memori kepikiran juga kalau masing masing diisi DDR 256, bakalan jadi 4 x 256 = 2104. Wow…..dua giga. Hehehe…wuz…wuz…wuz.

Hasilnya….ta..ra… komputer mau booting dan masuk ke SO. hehehe….ternyata hanya masalah sepele. memorinya kurang pas nancep aja….x-ya?

ya…walaupun begitu, aku jadi kepengin nulis pengalaman aku itu. Kesimpulannya:

1 BEEP PANJANG adalah masalah MEMORY yang kurang nancep atau kotor atau slot memory-nya yang rewel. Coba PINDAHIN aja ke slot lain. Kalau cara ini masih kurang yahud…naah…baru…mungkin memory-nya yang mati. Kalau sudah gitu, Cobain aja di Komputer yang jelas-jelas slotnya OK.

Sekian….