Pelajaran-pelajaran dalam kehidupan yang telah lama terlalui dapat menjadi pengingat untuk melangkah dalam hidup. Padahal, saat pelajaran itu diterima, seakan kurang memiliki makna untuk kita. Untaian pelajaran itu hanya sebagai rutinitas yang memang seharusnya kita lalui. Monoton dan seakan tak bermakna. Dan saat ini, kata-kata tersebut tiba-tiba memiliki makna yang penting. Menjadi motor penggerak, semangat hidup, dan penyegar jiwa yang memaknai hidup itu sendiri saat kita kehilangan makna.

KYZ = Kulla Yaumin Ziyadatan. Sepuluh tahun lalu kata ini memiliki makna “setiap hari bertambah.” Apa sebenarnya makna yang tepat masih belum tahu saat itu. Sekarang ini, kalimat itu bisa diterjemahkan menjadi: “jadilah kalian pribadi yang setiap hari bertambah dalam ilmu dan kebaikan.” Kalimat dalam bahasa Arab itu mendorong kita untuk selalu belajar dan beramal baik. Selalu meningkatkan kualitas diri. Kesederhanaan yang sarat dengan makna mendalam. Apa jadinya jika kita mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari? Jawabannya dapat menjadi sangat bervariasi tanpa batas, namun satu hal yang pasti, kualitas diri akan meningkat. Untuk itulah project KYZ dilaksanakan.

Project KYZ adalah “self improvement” yang titik beratnya adalah adanya penambahan dalam ilmu dan kebaikan diri. Project KYZ terdiri dari dua komponen yang berjalan bersamaan. Komponen pertama adalah Aqidah yang meliputi peningkatan pengamalan rukun iman. Komponen kedua adalah Ibadah. Project KYZ berjalan secara berpasangan dalam dua komponen tersebut dalam tahapan pelaksanaannya. Setiap tahapan pelaksanaan mempertahankan dan meningkatkan pengamalan komponen-komponen pada tahap sebelumnya.Tahapan pelaksanaan Project ini adalah:

  • Tahap Pertama, code name zikr : Iman Kepada Allah dan Syahadat.
  • Tahap Kedua, code name shalat: Iman Kepada Malaikat Allah dan Shalat.
  • Tahap Ketiga, code name kutub: Iman Kepada Kitab-Kitab Allah dan Membaca al-Qur’an.
  • Tahap Keempat, code name rusul: Iman Kepada Rasul-rasul Allah dan Ibadah Zakat
  • Tahap Kelima, code name shaum: Iman Kepada Hari Kiamat dan Ibadah Puasa
  • Tahap Keenam, code name haj: Iman Kepada Qada dan Qadar dan Ibadah Haji

Setiap tahapan dilaksanakan dalam 41 hari. Jika sebuah tahap dilaksanakan dan tidak memenuhi target yang telah ditetapkan, tahap tersebut dinyatakan gagal dan harus dimulai dari awal. Khusus Tahap Pertama dengan code name zikr dianggap telah dimulai sejak dalam kandungan. Hal ini karena sejak dalam kandungan semua bayi berada dalam keadaan fitrahnya yaitu memeluk Islam dan percaya kepada Allah. Menurut pendapat sebagian ulama, bayi tidak akan selamat lahir ke dunia jika saat ditanya oleh malaikat dalam kandungan ia tidak beriman kepada Allah. Oleh sebab itu, pelaksanaan tahap pertama telah dimulai sejak dalam kandungan. Pelaksanaannya cukup dengan menyegarkan kembali keyakinan dalam hati bahwa iman benar-benar ada dalam hati dan mengucapkan syahadatain. Setelah itu dilanjutkan dengan tahap kedua dengan code name shalat. Target utama tahap kedua ini adalah mempelajari dan mengimani segala hal tentang malaikat disertai mendirikan shalat tepat waktu. Jika pelaksanaan shalat gagal satu waktu saja, maka tahap kedua diulangi dari awal.

to be continued.