Tag

,

Berkaitan dengan manfaat membaca hal tersebut, Al-Qarni, dalam bukunya Laa Tahzan mengungkapkan banyaknya manfaat membaca diantaranya sebagai berikut :

  1. Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan
  2. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk kebodohan
  3. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan orang-orang malas dan tidak mau bekerja
  4. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berfikir
  5. Dengan sering membaca, orang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata
  6. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman
  7. Dengan membaca orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana
  8. Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup
  9. Membaca membantu seorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktu agar tidak sia-sia
  10. Dengan sering membaca orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dari model kalimat, lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang ditulis, diantara baris demi baris (memahami apa yang tersirat).

Dari uraian diatas mengenai membaca, maka dapat disimpulkan bahwa di zaman modern sekarang ini, hampir tak seorangpun yang meragukan kemampuan membaca dalam meraih manfaat dan kemajuan dalam kehidupan seseorang sekelompok masyarakat atau suatu bangsa.

Kaum muslimin sering menyandarkan hujjah (argumentasi) tentang pentingnya membaca pada perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1 yang mengandung filosofi tentang latar belakang perintah Iqraa sebagai isyarat tentang pentingnya membaca bagi umat manusia untuk menunaikan peranannya sebagai Khalifah Allah di muka bumi.

Demikian para pakar dewasa ini menekankan pentingnya membaca sebagai salah satu persyaratan mencerdaskan kehidupan bangsa dan melancarkan ide-ide pembangunan lebih luas. Dasar pemikirannya, kemampuan membaca merupakan syarat minimal bagi suatu warga bangsa untuk bisa menerima ilmu dan pesan-pesan pembangunan melalui media komunikasi tercetak maupun media elektronik yang perkembangannya semakin hari kian pesat.

Download Artikel ini dalam format pdf

Download Artikel ini dalam format doc